by: Mellia
CInTA...
CinTa AdLah CerIta antara kamu dan dia
saat qm menitikkan air mata dn masih mempedulikannya
disaat dia tak lg peduli padamu
namun qm masih stia menunggu
saat dia mulai mencitai orng lain,,
tapi qm mash bisa tersenyum
dan berkata "aq turut bhagia jk qm bhgia"
ketika dia tak lagi dapt qm milki
maka biarkanlah itu terjadi
krn mencintai bknlah bgmn qm memilki
biarkn hatimu melebarkan sayapnya
untuk kembali ke alam bebas
mungkin qm kehilangan cinta,,
tapi ketika cinta itu mati,
qm tidak harus mati besamanya
krn orang terkuat bukanlah dia yg menang
tetapi adalah dia yang tetap tegar
walau dia terjatuh entah bgmn caranya
saat dia menjalani prjalan cinta
terkdang kita memang sering kalah dalm Cinta
namun ketika cinta itu tulus
qt akn tetap menang
hanya krn bahagia
dapat mencintai seseorang
lebih dr qt mencintai diri qt sendiri
krn akn tiba saatnya
dimana kita harus berhenti mencintai se2orang
bukan karna dia berhenti mencintai qt
melainkan qt menyadari bahwa dia akn lebih bahagia jika qt melepasnya....
Sabtu, 19 Juni 2010
MENANTI PAGI
by: Mellia
Dalam keheningan malam
Aku masih terdiam disini
berselimut dgn dinginnya angin
Menatap langit yang begitu kelam
begitu sunyi dan sepi
krn bulan dan bintang tak lagi stia menemani
sprt aku yang berdiri disini,,,
seakan terhimpit oleh waktu yg kian berlalu
tak tw apa yg harus ku lakukan
dan arah mana yg harus kutempuh
hanya bisa berharap malam ini kan berlalu
Dan pagi esok segera datang
Agar aku dapat melihat indahnya mentari pagi
Merdunya kicauan burung-burung
Serta kilauan embun yang menyelimuti daun
Malam semakin larut
Aku tidak tau sampai kapan diri ini disini
Kehampaan dan kekosongan merajai hati
Memenuhi setiap ruangnya
Hingga tiada lagi yang tersisa
Aku hanya berusaha menunggu pagi
Setia disini meski angin malam kian menusukku
krna hati memaksa ku
untuk menyakini,, bahwa hari esok kan bersinar...
Dalam keheningan malam
Aku masih terdiam disini
berselimut dgn dinginnya angin
Menatap langit yang begitu kelam
begitu sunyi dan sepi
krn bulan dan bintang tak lagi stia menemani
sprt aku yang berdiri disini,,,
seakan terhimpit oleh waktu yg kian berlalu
tak tw apa yg harus ku lakukan
dan arah mana yg harus kutempuh
hanya bisa berharap malam ini kan berlalu
Dan pagi esok segera datang
Agar aku dapat melihat indahnya mentari pagi
Merdunya kicauan burung-burung
Serta kilauan embun yang menyelimuti daun
Malam semakin larut
Aku tidak tau sampai kapan diri ini disini
Kehampaan dan kekosongan merajai hati
Memenuhi setiap ruangnya
Hingga tiada lagi yang tersisa
Aku hanya berusaha menunggu pagi
Setia disini meski angin malam kian menusukku
krna hati memaksa ku
untuk menyakini,, bahwa hari esok kan bersinar...
Menjemput Harap q
by: Mellia
sekarang aku berdiri tegak disini
melemparkan pandangan jauh ke ujung sana
menatap jalan panjang dan berliku
yang menanti ku untuk melangkah
demi menjemput harapan ku
aq tak tw apa yang menunggu ku disana
satu kyakinan ku,,
kebahagiaan menanti disana
dan disanalah saatnya aku, dia, dan mereka tersenyum
meskipun sulit untuk berdiri
aku akn coba tuk melangkah
meski tertatih untuk melangkah
aku akan mencoba untuk berlari
dunia menertawaknku,, aku tdk peduli
aku akn beratahan,,
mski ku terjatuh
tak kn ku biarkan dunia menginjakku
karna ku tw
Tuhan kan beri aku kekuatan
hingga dunia tak lg permainkanku
membukakan jalan di hadap ku
hingga ku bisa memeluk harap ku
demi meraih senyuman itu.....
sekarang aku berdiri tegak disini
melemparkan pandangan jauh ke ujung sana
menatap jalan panjang dan berliku
yang menanti ku untuk melangkah
demi menjemput harapan ku
aq tak tw apa yang menunggu ku disana
satu kyakinan ku,,
kebahagiaan menanti disana
dan disanalah saatnya aku, dia, dan mereka tersenyum
meskipun sulit untuk berdiri
aku akn coba tuk melangkah
meski tertatih untuk melangkah
aku akan mencoba untuk berlari
dunia menertawaknku,, aku tdk peduli
aku akn beratahan,,
mski ku terjatuh
tak kn ku biarkan dunia menginjakku
karna ku tw
Tuhan kan beri aku kekuatan
hingga dunia tak lg permainkanku
membukakan jalan di hadap ku
hingga ku bisa memeluk harap ku
demi meraih senyuman itu.....
"Renungan"
by: Meliia
Ketika qt mmbuka mata dipagi hr
Begitu bnyak nikmat yg qt lupakan
qt slalu mengeluh dn mengelh
Seakan tk pernh brtanya seberapa bsr nikmat yg dirasakan hati
Qt slalu mrasa bhw smua ini tdk adil
Karna apa yg qt inginkn tak kunjung qt dptkn
Cinta n kasih Allah begitu besar pada qt
Dgn cintaNya qt hidup di dunia ini
Dgn kasihNya kt dpt bertahan
Allah tlah mnjdikan qt makhluk yg paling smpurna
Tapi qt mmbuat diri qt tdk smprna
Ku bersujud dn memohon ampunan
Menguntaikan doa tiada henti
Agar aq ttp tegar disaat yg lain terlempar
Agar ttp teguh disaat yg lain runtuh
Serta ttp istiqomah pada Mu ya Rabb,,,,
Ketika qt mmbuka mata dipagi hr
Begitu bnyak nikmat yg qt lupakan
qt slalu mengeluh dn mengelh
Seakan tk pernh brtanya seberapa bsr nikmat yg dirasakan hati
Qt slalu mrasa bhw smua ini tdk adil
Karna apa yg qt inginkn tak kunjung qt dptkn
Cinta n kasih Allah begitu besar pada qt
Dgn cintaNya qt hidup di dunia ini
Dgn kasihNya kt dpt bertahan
Allah tlah mnjdikan qt makhluk yg paling smpurna
Tapi qt mmbuat diri qt tdk smprna
Ku bersujud dn memohon ampunan
Menguntaikan doa tiada henti
Agar aq ttp tegar disaat yg lain terlempar
Agar ttp teguh disaat yg lain runtuh
Serta ttp istiqomah pada Mu ya Rabb,,,,
"KABAR PILU DR SAHABAT..."
by: Mellia
sahabatku...
di suatu senja ...
mendung menyelimuti langit
dan awan hitam disana terus berarak
menyerah dan pasrah pada angin
dalam senja yang berselimut kabut
lambaian dinginnya angin membisikkan kabar
pesan yang begitu pilu darimu
dirimu telah pergi jauh..
bahkan sangat jauh...
hingga tak mungkin lagi untuk ku temukan
meski ragaku terus mencari
hingga ku lelah dan tertatih untuk berlari
tetap tidak akan kutemukan
karna kau pergi dan bukan untuk kembali
sahabatku...
saudaraku telah tiada
aku tersentak dan tubuhkupun terpaku
tak ada kata yang mampu kututurkan
ku hanya terdiam bersama senja yang semakin larut
untaian air mataoun tak kuasa ku bendung
kujatuhkan satu persatu
tanpa kumampu untuk menahan isak tangis
yang kurasa hanyalah
“jiwaku terpasung dalam kesedihan”
aku selalu bertanya tanya
benarkah semua ini??
adilkah ini untukmu??
kenapa harus dirimu??
kenapa harus sekarang Ya Allah??
sementara impiannya masih menari di bawah birunya langit, yang belum sempat dipelukknya...
sahabatku...
kenyataan ini begitu pahit untuk ditelan
seakan hati tidak mau mengerti
kalau dia sudah tiada
seakan hati memaksa untuk percaya
dia akan kembali
namun, semakin ku memaksakan hati
hati ini semakin remuk dan menangis
sahabatku....
kini, yang tersisa hanyalah kenangan
candatawa dan semangatnya akan menghiasi
disetiap rentetan cerita kehidupan
uantaian do’a akan selalu mengiringi
stiap perjalananmu disana
perjalanan panjang menuju kehidupan abadi
perjalanan untuk bertemu dengan Rabb mu
saudaraku...
tunggu aku disana
karna aku pasti akan menyusulmu
dan kita akan bercerita tentang semua ini
tentang hidup kita
kamu, aku, dia, dan mereka...
sahabatku...
di suatu senja ...
mendung menyelimuti langit
dan awan hitam disana terus berarak
menyerah dan pasrah pada angin
dalam senja yang berselimut kabut
lambaian dinginnya angin membisikkan kabar
pesan yang begitu pilu darimu
dirimu telah pergi jauh..
bahkan sangat jauh...
hingga tak mungkin lagi untuk ku temukan
meski ragaku terus mencari
hingga ku lelah dan tertatih untuk berlari
tetap tidak akan kutemukan
karna kau pergi dan bukan untuk kembali
sahabatku...
saudaraku telah tiada
aku tersentak dan tubuhkupun terpaku
tak ada kata yang mampu kututurkan
ku hanya terdiam bersama senja yang semakin larut
untaian air mataoun tak kuasa ku bendung
kujatuhkan satu persatu
tanpa kumampu untuk menahan isak tangis
yang kurasa hanyalah
“jiwaku terpasung dalam kesedihan”
aku selalu bertanya tanya
benarkah semua ini??
adilkah ini untukmu??
kenapa harus dirimu??
kenapa harus sekarang Ya Allah??
sementara impiannya masih menari di bawah birunya langit, yang belum sempat dipelukknya...
sahabatku...
kenyataan ini begitu pahit untuk ditelan
seakan hati tidak mau mengerti
kalau dia sudah tiada
seakan hati memaksa untuk percaya
dia akan kembali
namun, semakin ku memaksakan hati
hati ini semakin remuk dan menangis
sahabatku....
kini, yang tersisa hanyalah kenangan
candatawa dan semangatnya akan menghiasi
disetiap rentetan cerita kehidupan
uantaian do’a akan selalu mengiringi
stiap perjalananmu disana
perjalanan panjang menuju kehidupan abadi
perjalanan untuk bertemu dengan Rabb mu
saudaraku...
tunggu aku disana
karna aku pasti akan menyusulmu
dan kita akan bercerita tentang semua ini
tentang hidup kita
kamu, aku, dia, dan mereka...
"membenci"
by:Mellia
Aq m'bnci mu,
membnci stiap ucapanmu,
stiap kata yg kluar dr mulutmu,
mmbuat hati q remuk,
terkoyak,
dan tercabik
Aq benci...
aq mmbenci diri q,
knp ucapan q tdk prnh benar,
stiap kata yg kluar dr mulut q
slalu salah dn tanpa arti di matamu...
Aq benci...
knp dirimu harz menyakiti,
aq biarkan raga q yg terluka,
tapi q mohon jgn hati q..
namun smua tlah terlambat..
hati q terlanjr hancur
krn kata yg tajamnya menandingi belati
Aq benci...
Aq membnci mu,
aq salutkan kemenanganmu teman,
yg berhasil menancapkan pedang di hulu hati q,
dan kau sentak kan tanpa rasa,
yg akn berbekas sampai akhr...
Aq benci...
Aq mmbencimu,
hingga kata maaf mu pun tak berarti lagi,
kata maaf hanyalah sekedar untuk kesalahan
sedang atas keegoisanmu??
masih berlakukah kata maaf??
kenapa dirimu diam??
jawab aku!!!!
hanya bisa diam dan bisu
selalu seperti itu
setelah semua berantakan
kau seolah tak peduli.
diam bukanlah pilihan teman
tapi itu pelarian
Jujur,
q tk ingin mmbnci
namun skit ini bgitu dalam,
luka q bgtu perih,
yg tak kn sanggup kw gantikan,
Aq membnci mu,
aq bnci hrz memberi maaf,
namun kau berstatus teman ,
dn kata maaf seorang teman akn ttp berlaku,
dulu, skrg, dan kapanpun
Aq m'bnci mu,
membnci stiap ucapanmu,
stiap kata yg kluar dr mulutmu,
mmbuat hati q remuk,
terkoyak,
dan tercabik
Aq benci...
aq mmbenci diri q,
knp ucapan q tdk prnh benar,
stiap kata yg kluar dr mulut q
slalu salah dn tanpa arti di matamu...
Aq benci...
knp dirimu harz menyakiti,
aq biarkan raga q yg terluka,
tapi q mohon jgn hati q..
namun smua tlah terlambat..
hati q terlanjr hancur
krn kata yg tajamnya menandingi belati
Aq benci...
Aq membnci mu,
aq salutkan kemenanganmu teman,
yg berhasil menancapkan pedang di hulu hati q,
dan kau sentak kan tanpa rasa,
yg akn berbekas sampai akhr...
Aq benci...
Aq mmbencimu,
hingga kata maaf mu pun tak berarti lagi,
kata maaf hanyalah sekedar untuk kesalahan
sedang atas keegoisanmu??
masih berlakukah kata maaf??
kenapa dirimu diam??
jawab aku!!!!
hanya bisa diam dan bisu
selalu seperti itu
setelah semua berantakan
kau seolah tak peduli.
diam bukanlah pilihan teman
tapi itu pelarian
Jujur,
q tk ingin mmbnci
namun skit ini bgitu dalam,
luka q bgtu perih,
yg tak kn sanggup kw gantikan,
Aq membnci mu,
aq bnci hrz memberi maaf,
namun kau berstatus teman ,
dn kata maaf seorang teman akn ttp berlaku,
dulu, skrg, dan kapanpun
"KENAPA..."
by: Mellia
Kenapa hrs ada pelangi dgn b'mcm2 wrna.y jika smua dlm hdp hanya berlabuh pada satu wrna.."hitam atw putih"
Knp hrs ada siang dgn mentari yg indh bersinar nmun setelah itu tenggelam
Knp harus ada senyuman kebhagiaan jika akhr.y tangisan derita itu akan ttp menyakitkan..
Dan knp kt hrs memiliki smua yg kt cintai jika akhir.y kita akn ttp kehilangan...
Knp hidup ini musti ada jika pada akhir.y akn ttp berakhr pada kematian....
Kenapa hrs ada pelangi dgn b'mcm2 wrna.y jika smua dlm hdp hanya berlabuh pada satu wrna.."hitam atw putih"
Knp hrs ada siang dgn mentari yg indh bersinar nmun setelah itu tenggelam
Knp harus ada senyuman kebhagiaan jika akhr.y tangisan derita itu akan ttp menyakitkan..
Dan knp kt hrs memiliki smua yg kt cintai jika akhir.y kita akn ttp kehilangan...
Knp hidup ini musti ada jika pada akhir.y akn ttp berakhr pada kematian....
Langganan:
Postingan (Atom)